Cerita Cinta Our Love Part 8 No ratings yet.

Cerita cinta OUR LOVE
8

Yaya termenung disebuah bangku taman. sesekali memejamkan matanya merasa gundah. Sudah lebih dari satu minggu ini ia tidak mendapatkan kabar dari Ilham, kekasihnya.
Berkali-kali ia menghubungi ilham, tapi ilham tidak pernah mengangkat atau bahkan menelponnya kembali. ” Sebenernya aa teh kenapa sih ” Gumamnya tanpa suara. ” Yaya kangen sama aa ” lirihnya menatap kosong pada ponsel yang menampilkan foto sang pujaan hatinya.

Cerita cinta


” Aa juga kangen sama kamu “
Yaya mengerjapkan matanya saat sebuah suara membuyarkan lamunannya. Alisnya menaut bingung saat tidak melihat siapapun dibelakangnya saat berbalik, Ia mendesah pelan. ” Pasti salah denger lagi ” dengusnya sedih dan kembali memutar tubuhnya seketika itu matanya melotot saat ia melihat Ilham duduk dihadapannya dengan senyuman mengembang.
Yaya mengucek dan mengerjapkan matanya berkali-kali. Ia merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya .
” Ini aa neng “
Ilham tersenyum lebar melihat reaksi Yaya yang begitu menggemaskan .
” Aa? “
Ilham mengangguk dan berdiri menggerakkan tubuhnya Saat yaya nampak tidak bergeming.
” Aa aaa! “
Yaya memekik senang kemudian berdiri dari duduknya langsung menghampiri ilham hendak memeluknya. ” Aa! Yaya kangeen pisaaan sama aa “
” Jangan! ” Sergah ilham cepat. ” Aa juga kangen sama kamu neng ” Sahutnya.
Bibir yaya mengerucut saat ilham tidak mengizinkannya untuk memeluknya. Padahal ia bahagia karena ilham datang.
” Aa kapan kesini? Kok aa gak bilang sama yaya? ” Tanya nya antusias.
” Kemarin “

cerita cinta our love


Sahutnya disertai senyuman.
Ilham kembali mendudukan diri, diikuti Yaya yang mendudukan diri dihadapannya.
Yaya terdiam memperhatikan wajah ilham yang terlihat lebih kurus dari sebelumnya. Ia tertegun, Wajah Ilham mengingatkannya pada seseorang yang pernah Ia lihat beberapa hari yang lalu disebuah rumah saat hendak berangkat menuju Cafe tempatnya bekerja, Apa benar itu adalah Ilham-nya?.
” A .. “
” Apa? “
” Yaya pernah liat aa pas mau berangkat kerja ” Jujurnya.
Ilham sedikit tersentak mendengar perkataan yaya, sebisa mungkin ia terlihat biasa saja. ” Hah? Masa sih neng? M-mungkin neng salah liat “
” Tapi beneran Mirip sama aa. Yaya pikir itu emang aa, Soalnya mirip banget. pas yaya mau nyamperin aa keburu pergi. “
Jelasnya panjang lebar.
Ilham terdiam, mencari alasan yang tepat. Ia tidak ingin yaya curiga. ” Ahaha.. Itu pasti karena neng terlalu kangen sama aa ” Ilham tertawa canggung, menjawil hidung yaya dengan gemas .
” Emang kalo terlalu kangen bisa gitu ya? “
Tanya yaya bingung, ia sudah terlanjur percaya bahwa yang dilihatnya itu adalah Ilham.
” Iya lah neng, Aa juga gitu.. 2 Hari yang lalu aa liat kamu lagi nyuci sama bi mimin. Eh pas aa samperin taunya bi acih hahaha ” Ilham tertawa untuk menutupi kebohongannya. ” Makanya, kemarin aa langsung berangkat kesini. Karna aa kebayang-bayang terus wajah eneng. “
” Iih aa mah, yaya jadi malu atuh “
Yaya tersipu. Ia mempercayai perkataan ilham karena yakin, ilham tidak akan pernah membohonginya.
Ilham menggenggam tangan yaya. Ia tahu yaya percaya padanya. ” Gimana kalo nanti kita jalan-jalan. Mau gak? “
Bujuknya, mengalihkan pembicaraan.
” Mau atuh aa.. Mau pisan! “
Sahut yaya sumringah.
Ilham kembali tersenyum, mengusak kerudung yaya dengan gemas. ” Maafin aa neng ” lirihnya dalam hati .


cerita cinta our love

BRAK!
Raffi membanting sebuah Map berkas dengan kesal, Pikirannya benar-benar kalut. ia sama sekali tidak bisa pergi kemana-mana dua minggu ini. ” Sialan! ” Desisnya.
Ingin rasaya ia membanting semua berkas-berkas itu dari hadapannya.
Semenjak papa nya mengangkat dirinya menjadi seorang CEO, Hidupnya benar-benar berubah. Ia harus selalu berkutat dengan berkas-berkas dan tidak bisa melakukan apapun atau pergi kemana-mana.
Niatnya untuk mencari Yaya pun harus sirna karena papa nya selalu saja mengancamnya. Membuat ia tidak bisa berkutik dengan ancaman itu.
” Jika kamu tidak menuruti semua perintah papa. Lihat saja apa yang akan terjadi pada Aminah “
Ancaman itu tentu saja sangat berpengaruh besar untuknya.
Aminah, Ibu asuhnya menjadi sasaran papa-nya yang sangat gila kerja itu.
Ia tahu papa nya tidak akan main-main dengan ucapannya. Ia takut papa-nya akan mencelakai Aminah atau apapun yang bisa dilakukannya. Papa-nya memang sangat kejam, tidak berperasaan.
Raffi memejamkan matanya sejenak, mengacak rambutnya dengan asal. Ia merasa butuh udara segar, sungguh. Berada diruang kerja membuatnya seakan akan mati perlahan .
Ceklek

cerita cinta berjudul our love


Pintu ruangan terbuka diiringi dengan masuknya seorang gadis tinggi nan cantik dengan senyuman menawannya.
Raffi berdecak, melirik malas pada gadis itu. Gadis yang terobsesi dan selalu mengejarnya. Jujur saja, ia merasa jengah apalagi papa nya memberikan izin.
” Sayang.. Udah waktunya makan siang. Kita makan yuk “
Raffi mengerling saat gadis itu bergelayut manja memeluknya dari belakang.
” Duluan aja, gue lagi sibuk “
Sahutnya datar.
” Gue gak mau lo sakit. . “
” Lepasin bel ! “
Desisnya, merasa risih karena tangan bela selalu saja menggerayangi tubuhnya .
Gadis bernama Bella itu merenggut, melepaskan pelukannya kemudian berpindah memeluknya dari depan.


” Sayang.. “
Raffi menggeram saat bella kembali memeluknya dengan posesip. Gadis itu benar-benar gila. ” Lo gak denger gue ngomong apa? ” Ucapnya tenang namun terkesan dingin.
” Gue kangen sama lo! Bentar aja “
Sahut bella yang masih memeluk erat tubuh raffi.
Raffi mendengus kesal, rasanya ia ingin membanting tubuh bella sampai membuatnya menghilang dari pangkuannya sekarang juga.
” Ow~ “

cerita berjudul our love


Keduanya tersentak kaget saat mendengar suara seseorang. Raffi langsung mendorong tubuh bella dengan tenang saat tahu siapa yang datang keruangannya.
Bella meruntuk karena lelaki itu mengganggu momentnya bersama Raffi.
” Ada apa? “
Tanya Raffi semakin dingin melihat kakaknya menyunggingkan senyum mengejek .
” Santai fi, gue gak bermaksud buat ganggu. Sorry gue gak tau kalo- “
” Langsung aja! “
Potongnya cepat, ia tidak suka mendengar perkataan raffa yang terkesan mengejeknya.
Raffa mengangguk santai kemudian berjalan mendekat kearah raffi dan juga Bella yang nampak kesal padanya. ” Ini.. Besok lusa, ada acara kampus. Lo wajib dateng ” Raffa memberikan sebuah undangan pada adiknya .
Setelah memberikan undangan itu, Raffa kembali melangkah tanpa pamit. Ia merasa gerah berada dikantor papa-nya sendiri. Apalagi tatapan tatapan berbinar para wanita yang setiap kali dilewatinya Membuatnya risih.
Setelah kepergian Kakaknya, Raffi melirik Bella yang menatapnya. ” Ayo kita makan ” Ajak raffi.
Tentu saja mata Bella langsung berbinar, ia merasa senang mendengar ajakan raffi kemudian mengangguk antusias.
Raffi mendesah pelan, setidaknya ia tidak boleh membuat Bella merasa terabaikan .
Bella bergelayut manja ditangan raffi. Seolah menandai raffi adalah miliknya.
Mereka berjalan beriringan sampai masuk kedalam mobil. ” Makan dimana? ” tanya Raffi .


” Di Resto Fav aja yang “
Sahut Bella sumringah .
Raffi mengangguk kemudian segera melajukan mobilnya.
Sesampainya disana, Raffi dan Bella duduk disebuah kursi dekat dengan jendela. Tempat Favoritenya .
Jujur saja, sebenarnya ia sangat malas pergi dengan bella. Ia terpaksa karena tidak punya pilihan lain.
” Widiih Big Bos! “
Raffi tersentak saat mendapatkan tepukan keras pada bahu belakangnya. Tanpa merasa bersalah lelaki yang sudah menepuknya itu duduk di sampingnya . ” Gilaa! Lo hampir aja bikin jantung gue copot. ” Ucap raffi kesal saat tahu siapa yang berani menepuknya itu.

cerita cinta our love


” Lebay lo! Heh.. jarang banget kita ketemu kek gini, Semenjak jadi Big Bos. Lo lupa sama sahabat sendiri. “
Katanya pura-pura kesal.
Raffi tertawa pelan. ” Mana mungkin gue lupa sama temen seperjuangan hah! Ngomong-ngomong sama siapa lo kesini? “
” Sama siapa lagi kalo gak sama pacar gue? Tuh baru dateng dia “
Sahutnya .
” Gilaa! Setia banget lo sama si Ikhsan “
Raffi terkikik geli.
” Si Ikhsan sialan! Dia selingkuhin gue “
Pandi mendengus pura-pura kesal.
” Hah? Hahaha goblok! “
Raffi memukul kepala sahabatnya.
Keduanya tertawa tanpa menghiraukan tatapan Bella yang terlihat tidak suka dengan Obrolan keduanya.
” San! Woy sini! “
Ikhsan mengalihkan tatapannya, seketika itu senyum lebarnya mengembang. ” Apa kabar Big boss! ” Ikhsan mengeplak kepala raffi setelah sampai disampingnya.
” Goblok! Kalo otak gue geser gimana hah! ” Raffi mengeram. tadi bahu nya, sekarang kepalanya yang menjadi sasaran kedua sahabatnya itu .


” Haha sorry fi, lagian sumpah gue pikir lo udah mati tertumpuk berkas-berkas kantor ” sahut ikhsan sembari duduk dihadapan kedua sahabatnya .
” Itu Adzab buat orang yang gila kerja “
Tambah Pandi .
” Sialan! Pada ngeledek gue lagi. Support woy .. Support ! “
” Ngomong-ngomong soal Suport, lo diUndang ke Kampus kan ntar lusa. Awas aja kalo lo gak dateng ” Ikhsan menyambar minuman dihadapan raffi.
” Hooh fi, Jarang-jarang aja kita ketemu ye gak ? ” Pandi menimpali .
” Ya pastilah gue dateng, Lagian gue kangenlah sama Kampus tercinta “
cerita cinta our love

Sahut raffi sumringah. Ia merasa senang bertemu dengan kedua sahabatnya .
Bella memutar bola matanya malas karena merasa terabaikan, raffi malah sibuk mengobrol dengan kedua sahabatnya dan melupakan tujuannya datang kesini .
” Sayang! “


Bella merenggut kesal membuat obrolan ketiganya berhenti .
Seakan tersadar ketiganya terperangah. ” Bella? Sejak kapan lo duduk disana? “
Pertanyaan Pandi tentu saja membuat bella sangat kesal. ” Sejak nenek moyang lo lahir! ” sahutnya sembari melotot .
” Hahaha serem anjir! “
Sahut Pandi.
” Apaan bell? “
Tanya raffi malas.
” Gue mau ketoilet dulu. Tunggu ya, jangan ninggalin “
” Hmm.. “
Raffi mengangguk, bella langsung melangkahkan kakinya dengan kesal .
” Oy fi. . Lo pacaran sama si Bella? “
Tanya Ikhsan setelah bella menghilang dari pandangan.
” Enggak, kenapa? “
” Mana ada gak pacaran tapi sayang-sayangan. Modus lo ! “
Sahut pandi merasa tidak percaya.
” Ceritanya panjang. Lo pada tau sendiri kalo si Bella selalu ngejar-ngejar gue “
Raffi mendesah pelan.
” Turut berduka cita gue fi, hidup lo memprihatinkan “
Ucap Pandi diiringi anggukan Ikhsan, raffi hanya memutar bolamatanya malas. ” Ngeledek terus lo! “
” Betewe gue heran kenapa sebenernya lo gak suka sama si Bella fi? Menurut penerawangan gue, siBella itu termasuk dalam kategori sempurna ” Kali ini ikhsan bersuara diiringi anggukan pandi. ” Dan lo Tau sendiri, si Bella itu termasuk populer dan paling cantik di kampus kita. Semua cowok ngejar-ngejar dia kecuali gue ” Tambahnya.
” Ah! Sekarang si Bella kalah populer sama gadis desa itu! “
Sahut pandi .


Kening raffi berkerut, mencerna perkataan Pandi. ” Gadis desa? Maksud lo? “
” Iya fi, Dia satu jurusan sama gue. Namanya Maya Rahmawati cewek berprestasi yang dapet beasiswa buat masuk keKampus kita “
Jawab ikhsan.
” Gue jatuh cinta sama dia. Gue yakin kalo lo liat, lo juga bakalan suka sama dia fi “
Raffi nampak tidak bergeming mendengarkan cerita kedua sahabatnya. Apa yang dibicarakan kedua sahabatnya itu adalah Yaya?
” Sayang banget fi, gue susah ngedeketin doi, karna dia deket sama si Marsye “
Tambah Pandi diakhiri dengan delikan mata kearah Ikhsan.
Benar! Itu pasti Maya. Seketika itu senyuman raffi mengembang membuat kedua sahabatnya saling pandang .
” Udah gak waras si Raffi “
Bisik Pandi
” Berkas-berkas itu membuatnya gila! “
Sahut ikhsan membuat Pandi mengangguk.
” Sayang! “
Mendengar suara Bella, senyuman raffi luntur begitu saja. ” Apa? ” sahutnya.
” Pulang yuk “
Katanya sembari bergelayut .
Raffi berdecak ” Lo duluan aja, gue masih ada perlu sama mereka “
” Gak mau! Kalo Om nanyain gimana? “
Kukuhnya.
” Udahlah fi, ntar aja kita ketemu lagi. Ini juga kita mau kekampus lagi yee gak yang? “
” Najis lo! “
Sahut ikhsan.
Pandi tertawa lepas melihat kekesalan yang ditunjukan sahabatnya.


our love part 8

” Aa makasih yaa.. Yaya teh bahagia pisan “
Ucap yaya saat mereka sudah kembali kedepan gedung kampus .
” Iya neng, aa juga bahagia. Udah sana masuk “
” Tapi yaya masih kangen sama aa, apa aa teh mau langsung pulang apa gimana ini? ” Yaya merenggut menatap ilham.
” Mmm.. Aa .. Aa mau mampir kerumah temen aa dulu, abis itu langsung pulang “
Jawab ilham disertai senyuman.
” Ohh gitu, ya udah atuh aa teh hati-hati nya “
” Nya sayang .. “
Sahutnya.
Yaya tersipu, mereka saling memandang satu sama lain tanpa peduli orang-orang yang memperhatikan keduanya.
” May! “
Keduanya langsung menoleh, senyuman yaya mengembang saat melihat Marsye menghampirinya .


Marsye memicingkan mata saat melihat siapa orang yang kini bersama dengan yaya.
” Mars! Yaya kangen iih “
Yaya menggandeng tangan marsye dihadapan ilham.
” G-gue juga kangen may! “
Sahutnya dengan senyuman canggungnya.
Ilham terdiam Kaku melihat Yaya dan Gadis itu saling bercengkrama. Ia baru tahu kalau Yaya mengenal Marsye.
” Oh iya.. Mars, kenalin.. Ini aa Ilham “
Kata maya sumringah .
” J-jadi? “
Marsye tergagap, menatap ilham.
” Iya, Ini aa ilham yang sering yaya ceritain itu ” Yaya tersenyum girang.
” O-oh .. Hey? “
Marsye mengangkat tangannya dengan canggung Begitupula ilham, ia terlihat sangat kaku.
Yaya mengerutkan keningnya heran melihat keduanya yang tampak begitu canggung . ” Aa ini temen yaya, namanya Marsye “
” I-iya neng ” sahut ilham. ” Hmm, aa gak bisa lama. Aa harus pergi sekarang. Neng semangat ya, bukannya ada kelas jam ini ? “
” Astagfirullah! Yaya lupa! Ya-yaudah kalo gitu yaya duluan ya “
Kata yaya tergesa-gesa.
” Jangan lari neng, nanti jatuh “
” Yaya buru-buru! Aa hati-hati dijalan ya “
Yaya berlari sembari melambaikan tanganya pada ilham dan Marsye
Ilham mengangguk menatap kepergian yaya kemudian menatap marsye .
” J-jadi lo? “
Marsye menatap ilham seolah meminta penjelasan.
Ilham mengangguk. Tatapannya berubah sendu. ” Saya permisi ya “
” Tunggu! Lo mau ke klinik sekarang? “
Tanya Marsye. Ilham kembali mengangguk.
” Kalo gitu gue ikut! Oke? Gue khawatir lo pingsan dijalan atau dimanapun itu kayak kemarin ” kata marsye sedikit khawatir.
Ilham tertegun, berpikir sejenak kemudian mengangguk.
Mereka berjalan beriringan, tanpa menyadari ada sepasang mata yang memperhatikan keduanya.
” Saya sangat mencintai yaya. “
Ilham tersenyum menceritakan kisah cintanya pada marsye sepanjang perjalananan.
Marsye yang mendengarkan hanya bisa terdiam kaku, ia merasa prihatin dengan kondisi ilham yang semakin melemah.
Kemarin ia menemukan ilham yang tergeletak begitu saja di depan rumahnya dan baru ia tahu kalau ilham ternyata salah satu pasien ayahnya. Sekarang yang paling membuatnya terkejut adalah ternyata ilham adalah lelaki yang sering diceritakan yaya. Dunia ini benar-benar sempit, menurutnya.

cerita cinta our love
” Saya sudah berjanji akan menikahi yaya, setelah lulus kuliah nanti. Tapi.. Apa saya bisa? Apa saya akan bertahan selama itu? ” lirihnya pelan.
” Lo harus yakin! Gue sama bokap gue pasti bantuin lo. Gue akan berusaha buat nyembuhin lo. ” Kata marsye tegas.
” Saya sangat berterimakasih dan bersyukur karna yaya dekat dengan kamu. Tolong jaga dia. “
” Gue pasti jagain dia tanpa lo minta sekalipun. ” Marsye mendesah pelan, andai saja ilham datang lebih awal. Penyakit itu pasti sudah musnah sekarang.
” Kamu kenal dengan raffi? Waktu itu saya juga bertemu dengan raffi di Klinik. “
” Kenapa lo nanyain dia? “
Tanya Marsye heran.
” Saya meminta dia untuk menikahi yaya. “
” APA! ” Marsye terperanjat dari duduknya. ” LO GILA! ” Hardiknya.
” Dia pasti bisa membahagiakan yaya. “
Bisiknya pelan tapi masih bisa di dengar oleh Marsye.
” LO- KENAPA HARUS RAFFI! “
Marsye mengacak rambutnya.
” Raffi sudah mengenal yaya sebelumnya, saya yakin.. Raffi menyukai yaya. “
Marsye menggelengkan kepalanya, tidak habis pikir dengan apa yang dilakukan ilham. Kenapa ia malah menyuruh raffi untuk menikahi yaya?
” Saya akan menyuruh raffi untuk menikahi yaya secepatnya, sebelum yaya tahu tentang penyakit saya. “
” Gak! Gue gak setuju! Lo sadar gak sih hah! “
Ilham terdiam, pandangannya begitu kosong. Hatinya terasa sakit dan sesak.
Marsye memejamkan matanya sejenak, kepalanya terasa pening memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.


Ke esokan harinya
” Aaaaaaa! Rafiiiiiii~ “
” Oh my good! Raffi so cooll! “
” Aaaaa~ “
Yaya menutup telinganya dengan kedua tangan mendengar jeritan-jeritan mahasiswi yang begitu menggema dilorong kampus.
” Gustiii nu agung, ini teh ada apa meni rame pisan. ” gerutunya.
Ia celingukan mencari marsye, tiba-tiba matanya membulat saat melihat siapa yang berjalan dihalaman kampus bak seorang artis yang dikerumuni fans-nya.
” Raffi ” Lirihnya tanpa sadar. Ia menggelengkan kepalanya dengan kuat. ” Yaya gak boleh sampe ketemu sama si raffi! ” paniknya.
Dengan tergesa ia segera berlari menuju perpustakaan untuk bersembunyi.
BRUK!
” Aakkh! “

cerita cinta our love
Yaya tersungkur saat kakinya teratuk sesuatu sampai menabrak tubuh seseorang dan keduanya terjatuh. ” Hhhkk! ” Nafasnya tercekat.
” Astagfirullahaladzim! “
Yaya langsung beranjak dari tubuh seseorang itu. ” Ma-maaf kak. Yaya gak sengaja. ” Ia menunduk dalam.
Lelaki itu tersenyum melihat kepolosan yaya. ” Gak apa-apa, Mau kemana? ” tanya nya basa-basi.
Yaya tersentak, seolah tersadar. Ia menolehkan kepalanya kebelakang dengan was-was. ” A-anu yaya mau ke-keperpustakaan kak. “
Lelaki itu mengerutkan keningnya heran, yaya terlihat sangat was-was. ” Hari ini Perpustakaan di tutup, kamu lupa? Jam ini ada bimbingan. Gak bermaksud buat mangkir kan? “
” O-oh, eng-engak kok. “
Paniknya, ia takut terkesan tidak sopan didepan senior sekaligus dosennya ini.
” Ya sudah kalau begitu, ayo kita kesana. “
Ajaknya.
Yaya mengangguk dengan canggung kemudian mengikuti langkah seniornya itu sembari meruntuk dalam hati.
Lelaki itu tersenyum penuh arti kemudian menghentikan langkahnya membuat yaya menabrak punggungnya.
” Astagfirullah.. Ma-maaf kak. “
” Sshhtt kamu ini, sini jalannya jangan di belakang. ” Lelaki itu menarik tangan yaya agar berdiri disampingnya.
Beberapa mahasiswi yang melihat itu memekik histeris, dosen idola mereka terkesan sangat tampan dan berkarisma.

cerita cinta our love
Beberapa orang lagi mencibir yaya yang terlihat mencari perhatian menurut mereka.
Yaya tertunduk saat beberapa mahasiswi menatap tajam kearahnya.
Ia terus melangkah mengikuti lelaki yang tidak lain adalah dosennya itu.
Sampai disebuah ruangan, mereka menjadi pusat perhatian.
Nafas yaya tercekat saat melihat raffi juga ada di dalam ruangan itu, menatap datar kearahnya.
” Ya! Yaya sini.. “
Pandi yang sengaja menyiapkan kursi untuk yaya tersenyum senang saat yaya akan menghampirinya.
Tiba-tiba tangannya di cekal, kemudian ditarik untuk melewati pandi.
Pandi yang melihat itu hanya mendengus kesal. ” Sialan! Apa-apaan si raffa! ” gerutunya pelan.
” Pppfftt~ sabar vroh.”
Sahut ikhsan cengengesan.
” Diem lo! “
Bukannya diam, ikhsan malah semakin terkikik geli.
Yaya yang merasa tidak nyaman melepaskan pegangan tangan dosennya itu dengan paksa. ” Aduuh! Kenapa malah di bawa duduk deket si raffi? ” gerutunya dalam hati.
” Duduk ya.. “
” I-ya kak “
Sahutnya pelan.
Raffi yang sedari tadi memperhatikan keduanya hanya bisa terdiam dengan perasaan yang bercamuk.
Setelah beberapa menit berlalu akhirnya bimbingan pun di mulai, Raffi di minta untuk menjadi mentor dan motivator untuk mahasiswa baru.
Setelah memberikan penjelasan panjang lebar, akhirnya bimbingan selesai dan satu persatu mahasiswa mulai meninggalkan ruangan itu.
Yaya sempat tertegun, ia tidak menyangka kalau ternyata raffi bisa sehebat itu. Pantas saja ia menjadi senior idola dikampus ini.

cerita cinta our love
” Ekhem! “
Yaya terkesiap, ia seakan tersadar dari lamunanya. ” K-kak. “
” Kenapa ngelamun? Ada kelas gak hari ini? “
” G-gak ada “
” Kebetulan kalo gitu, gimana kalo kita makan siang dulu. “
” Eng-enggak usah kak, yaya mau nyari Marsye dulu. “
” Marsye? Setau saya marsye ada ujian praktek siang ini. “
Yaya terdiam sejenak kemudian mendesah. Ia dan marsye sangat jarang bertemu akhir-akhir ini.
Dengan terpaksa ia mengiyakan ajakan dosennya untuk makan siang. Hal itu tentu saja membuat Raffa sangat senang.
Tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai di Kantin. Raffa tersenyum senang, mempersilahkan yaya untuk duduk dan memesan makanannya.
” Gedeg gue sama kakak lo fi! “
Pandi mendelik dan mengerutu melihat kedekatan yaya dengan raffa.
Raffi beranjak dari duduknya kemudian menghampiri raffa yang terlihat tak jauh darinya. ” Ekhem.. ” dengan santainya raffi duduk di sebelah raffa.
Yaya tersentak kaget melihat kehadiran raffi dihadapannya begitupula dengan raffa yang terlihat kesal. ” Ngapain lo malah kesini? ” Tanya raffa
Yaya menelan ludahnya sendiri, merasa takut dengan kehadiran raffi.
” Lo kenal sama yaya? ” tanya raffi tanpa menghiraukan pertanyaan raffa.
” Ya jelaslah fi, dia cewek yang sering gue ceritain sama lo. ” jawab raffa enteng.
Yaya mengerjap pelan, tidak mengerti situasi. ” K-kak. “
” Ya.. Kenalin, Raffi ini adik saya. “
Raffa tersenyum samar.
” Hah? “
Yaya tersentak kaget, menatap raffi dan raffa secara bergantian. ” A-diknya kakak? “
” Lo gak tau? Ck, pikun juga lo ternyata. “
Raffi berdecak sembari meminum jus orange punya raffa.
Pikiran yaya menerawang jauh, mengingat kembali saat ia bertemu dengan raffi dan saat ibunya mengatakan kalau raffi dibawa oleh kakaknya. Ia terdiam kaku di antara keduanya.
” Udah, lo gak usah lebay. Gue tau apa yang lo pikirin. ” celetuk raffi.
” Tunggu-tunggu, kalian udah saling kenal? ” tanya raffa heran.
” Yaya ini anaknya bibi Aminah “
Sahut raffi santai.
” Hah? “
Kali ini raffa yang tersentak kaget. ” J-jadi? “
Yaya mendesah pelan, kemudian mengangguk.
” Sayang! “
Ketiganya tersentak saat Bella datang dan memeluk leher raffi dari belakang.
Raffa mendelik sebal, seolah tidak suka dengan kedatangan bella.
” Aduh bell, apaan sih lo. “
Raffi melepaskan tangan bella secara paksa.
” Gue kangen, kapan lo kesini? “
” Dari tadi. “
Sahut raffi cuek.
Bela merenggut kemudian menatap tajam yaya. ” Lo-Lo ngapain disini? Caper? ” tanyanya sinis.
” Wahh, ini kesempatan gue! “
Kata pandi yang memperhatikan semuanya sedari tadi. Ia melangkah lebar menuju meja yang yaya tempati bersama raffa. ” Yaya~ ” panggilnya sok kegantengan.
Ikhsan yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya. ” Parah! “
” Yaya! “
Tiba-tiba saja Marsye datang dan menjadi pusat perhatian. Tanpa memperdulikan tatapan-tatapan orang yang dilewatinya ia berjalan cepat menuju meja yaya.
Pandi mendesah kesal. ” Sialan! Gagal lagi – gagal lagi! ” geramnya.
Bella yang melihat marsye datang hanya terdiam kaku, nyalinya seakan menciut entah kemana.
” Gue nyariin lo dari tadi. “
Kata marsye terkesan datar tanpa memperdulikan raffa dan raffi begitupula dengan pandi dan bella.
” M-maaf mars tadi yaya juga nyariin. Tap- “
” Ikut gue. “
Marsye segera menarik tangan yaya kemudian menyeret langkahnya.
Mereka hanya terpaku menyaksikan kepergian marsye dan yaya. Setelah itu kembali berfokus pada makanan mereka.
” Sialan si Marsye! ” Gerutu pandi, ia kembali menghampiri ikhsan yang tengah tertawa.
” Gak ada kesempatan buat lo deket sama si maya! “
” Itu gara-gara si cewek jadi-jadian! Ck, gue tebas lehernya baru tau rasa. “
” Berani lo? “
” Enggak lah! “
” Bwhahaha. “
Tawa ikhsan semakin menggema di kantin. Membuat pandi semakin kesal.

penulis cerita cinta

berikan nilai artikel ini

Tinggalkan komentar